Ringkasan: Petaka Gunung Welirang resmi tayang serentak di bioskop Indonesia mulai Kamis, 2 Juli 2026. Pada gala premiere di Epicentrum XXI Kuningan, sejumlah tamu undangan dilaporkan berteriak histeris saat menyaksikan adegan teror di Alas Lali Jiwo — sinyal awal bahwa film horor pendakian ini punya daya kejut yang nyata di layar lebar.
Apa itu Petaka Gunung Welirang: Misteri Alas Lali Jiwo?

Petaka Gunung Welirang adalah film horor survival produksi Starvision yang mengangkat legenda Alas Lali Jiwo, kawasan hutan angker di jalur pendakian Gunung Welirang, Jawa Timur. Film ini tayang serentak di bioskop Indonesia mulai Kamis, 2 Juli 2026, disutradarai Indra Gunawan dan diproduseri Chand Parwez Servia.
Mengapa Alas Lali Jiwo Jadi Sorotan di Bioskop 2026?

Alas Lali Jiwo secara harfiah berarti “hutan lupa jiwa” — nama yang selama ini beredar sebagai mitos di kalangan pendaki Gunung Welirang, jauh sebelum diangkat ke layar lebar. Starvision mengemas kawasan ini sebagai gerbang menuju dimensi gaib tempat lima sahabat tersesat setelah melanggar pantangan adat saat mendaki menjelang Malam 1 Suro.
Cerita film ini bukan fiksi murni. Naskahnya, yang ditulis Upi, diadaptasi dari pengalaman mistis nyata yang dialami Maya Azka, seorang vlogger dan pendaki gunung, saat melakukan riset di kawasan tersebut. Menariknya, ini bukan kali pertama pengalaman Maya Azka difilmkan — kisah pendakiannya sebelumnya sudah diangkat lewat film Petaka Gunung Gede (2025) garapan Azhar Kinoi Lubis, yang menurut data Lembaga Sensor Film berhasil meraih 3.211.126 penonton pada minggu kedelapan penayangan. Rekam jejak inilah yang membuat penantian terhadap Petaka Gunung Welirang cukup tinggi di kalangan penonton horor lokal.
Lembaga Sensor Film RI sendiri telah mengklasifikasikan film ini untuk penonton usia 13 tahun ke atas.
Data Internal: Sorotan Sambutan Gala Premiere

Ringkasan liputan gala premiere — bukan data proprietary, dikumpulkan dari beberapa laporan media yang hadir langsung
| Aspek | Catatan | Sumber | Periode |
|---|---|---|---|
| Lokasi gala premiere | Epicentrum XXI Kuningan, Jakarta Selatan | Media Istana, Tinta Nusantara | 24 Juni 2026 |
| Reaksi penonton | Sejumlah tamu undangan berteriak histeris saat adegan teror | Tinta Nusantara, Redaksi.co | 24 Juni 2026 |
| Rating usia | 13 tahun ke atas | Lembaga Sensor Film RI | Terbit ~3 minggu lalu |
| Jadwal tayang nasional | Serentak di seluruh bioskop Indonesia | Starvision, jaringan bioskop (XXI, CGV, Cinepolis) | 2 Juli 2026 |
Belum ada rilis resmi mengenai jumlah kursi terjual atau okupansi bioskop pada hari pertama tayang, sehingga klaim “bioskop penuh” pada hari perdana masih bersifat antisipasi berdasarkan sambutan gala premiere, bukan data okupansi terverifikasi.
Sinopsis Petaka Gunung Welirang

Kisah berpusat pada lima sahabat — Satria (Antonio Blanco Jr), Naya (Alika Jantinia), Arga (Giulio Parengkuan), Noval (Razan Zu), dan Tita (Jinan Safa) — yang merayakan kelulusan kuliah dengan mendaki Gunung Welirang. Pendakian yang semula dipenuhi canda tawa berubah mencekam saat rombongan memasuki Alas Lali Jiwo menjelang Malam 1 Suro.
Mereka mendengar suara gamelan tanpa sumber jelas, lalu satu per satu anggota kelompok terpisah ke dalam pusaran dimensi gaib. Ancaman utama datang dari sosok Ratu penunggu Gunung Welirang beserta pasukan penarinya, yang membuat jalur pulang seolah menghilang. Selain Antonio Blanco Jr, Alika Jantinia, Giulio Parengkuan, Razan Zu, dan Jinan Safa, film ini juga dibintangi Hana Saraswati, Ramon Y. Tungka, Agus Kuncoro, dan Ruth Marini.
Produser Chand Parwez Servia menyebut film ini dirancang tidak hanya untuk menakuti, tapi juga menyentuh lewat kisah persahabatan lima tokoh utamanya — poin yang menurutnya membedakan Petaka Gunung Welirang dari horor jump-scare biasa.
Cara Menonton Petaka Gunung Welirang di Bioskop — Langkah Praktis

- Cek jadwal tayang di kota Anda: Film ini tayang serentak mulai 2 Juli 2026 di jaringan Cinema XXI, CGV, dan Cinepolis di seluruh Indonesia.
- Pesan tiket lewat aplikasi resmi: Gunakan aplikasi bioskop masing-masing jaringan atau platform tiket daring untuk memastikan ketersediaan kursi, terutama di jam tayang prime time.
- Perhatikan rating usia: Film ini diklasifikasikan 13 tahun ke atas oleh Lembaga Sensor Film, jadi siapkan identitas jika diperlukan verifikasi usia di lokasi.
- Datang lebih awal saat minggu pertama tayang: Antusiasme pasca gala premiere berpotensi membuat jadwal awal cepat terisi, meski data okupansi resmi belum dirilis.
Baca Juga The Weeknd Jakarta 2026 Tinggal 100 Hari, Jangan Sampai Kamu Menyesal
FAQ — Petaka Gunung Welirang: Misteri Alas Lali Jiwo
Apa itu Petaka Gunung Welirang?
Petaka Gunung Welirang adalah film horor survival Indonesia produksi Starvision yang tayang di bioskop mulai 2 Juli 2026, mengisahkan lima sahabat yang tersesat di kawasan mistis Alas Lali Jiwo saat mendaki Gunung Welirang.
Bagaimana cara menonton Petaka Gunung Welirang di bioskop?
1) Cek jadwal tayang di aplikasi XXI/CGV/Cinepolis kota Anda. 2) Pesan tiket secara daring. 3) Perhatikan rating usia 13+. 4) Datang lebih awal di minggu pertama tayang.
Apakah Petaka Gunung Welirang diangkat dari kisah nyata?
Ya. Naskahnya ditulis Upi berdasarkan pengalaman mistis nyata Maya Azka, seorang vlogger dan pendaki gunung, saat melakukan riset di kawasan Alas Lali Jiwo.
Selain gempita Petaka Gunung Welirang, panggung hiburan Tanah Air pekan ini juga diramaikan lini industri lain. Di sisi musik internasional, publik masih menantikan hitung mundur konser The Weeknd di Jakarta yang tersisa 100 hari lagi. Di lini K-pop, penggemar tengah mencermati teaser album terbaru Hearts2Hearts bertajuk Lemon Tang, sekaligus ramainya perbincangan soal kolaborasi tiga generasi girl group besutan HYBE. Dinamika ini menunjukkan bagaimana industri hiburan — baik film, musik, maupun idola K-pop — sama-sama bersaing memperebutkan perhatian publik sepanjang paruh kedua 2026.
